Banyak lulusan Prodi Sastra Inggris yang kini bekerja sebagai PNS di beberapa instansi, baik pusat maupun daerah, di bidang pendidikan sebagai pengajar, di bidang jurnalistik sebagai pewarta, di perbankan, periklanan, serta beberapa profesi lain yang sesuai dengan perkembangan zaman. Beberapa tahun terakhir beberapa alumni juga berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Dalam lima tahun terakhir, alumni Program Studi Sastra Inggris telah tercatat sebagai pegawai di berbagai perusahaan swasta maupun instansi pemerintah dengan jabatan yang beragam. Masa tunggu rata-rata adalah 3 bulan dan beberapa alumni bahkan telah mendapatkan pekerjaan pertama sebelum wisuda sehingga masa tunggunya adalah 0 bulan.

 

Alumni_Dyah Paramita

Dyah Paramita Saraswati (2011)
Jurnalis, Detik.com

 

“Selama empat tahun berkuliah di Sastra Inggris Universitas Padjadjaran saya belajar banyak hal. Salah satunya adalah belajar bagaimana melihat suatu hal dari banyak sudut pandang. Hal tersebut kemudian menjadi sangat penting dan berguna bagi pekerjaan saya sebagai pewarta media berbasis daring ketika membuat berita dan artikel.

Belajar di pengutamaan Sastra, terutama, benar-benar membentuk pemikiran saya dan pemahaman yang kini saya percaya. Hal tersebut sangat memengaruhi apa yang ingin saya sampaikan ketika saya menulis.

Selain itu, ada banyak hal lain yang membuat saya bersyukur berkuliah di Sastra Inggris. Sesederhana, saya belajar menggunakan bahasa Inggris yang baik dan benar yang kemudian sangat membantu saya ketika mewawancarai pelaku musik dan film mancanegara dan ketika ditugaskan untuk liputan ke luar negeri, dan juga sesederhana, saya menemukan dosen-dosen serta teman-teman yang memperkaya pengetahuan saya.”

Alumni_M Noor Rizal

Mohammad Noor Rizal (2009)

Penerima Beasiswa LPDP, Australian National University

“Materi pembelajaran di Program Studi Sastra Inggris Universitas Padjadjaran disusun mengikuti materi pembelajaran di kampus luar negeri lainnya. Ketika saya melanjutkan studi di Australian National University, saya melihat banyak susunan materi perkuliahan yang sama dengan yang diajarkan di Unpad. Hal ini membantu saya ketika melanjutkan studi di bidang yang sama sekaligus menunjukkan bahwa Program Studi Sastra Inggris Unpad mampu mengikuti standar materi perkuliahan international. Selain itu, mata kuliah language skills (kemampuan berbahasa) seperti Writing dan Grammar dapat menjadi baik di dunia profesional maupun akademik.”

Alumni Rosdiana

Rosdiana Puspita Sari (2004)
Dosen, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

 

“Menempuh pendidikan di jurusan Sastra Inggris Unpad memberikan bekal ilmu yang sangat bermanfaat bagi saya. Dosen-dosen di jurusan Sastra Inggris Unpad sangat kompeten di bidangnya serta sangat kooperatif dan selalu mendidik mahasiswa untuk membangun pemikiran yang kritis. Selain itu juga mereka selalu menanamkan jiwa kejujuran dan anti plagiarisme terhadap kami. Ilmu yang mereka berikan baik dalam bidang sastra maupun linguistik sangat berguna dan relevan dengan bidang pekerjaan yang saya tekuni sekarang yaitu sebagai dosen. Saya bisa mengaplikasikan serta mentransfer ilmu yang saya dapatkan di Unpad kepada mahasiswa saya. Saya merasa bangga sebagai Alumni Sastra Inggris Unpad.”

Alumni Anna Wahyudi

Anna M. Wahyudia (2003)

PNS Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah RI

……………………………………

“Pada awalnya tujuan saya memilih kuliah di jurusan Sastra Inggris karena saya ingin bekerja di industri kreatif. Di luar dugaan, setelah lulus saya justru ‘terdampar’ di salah satu  lembaga negara. Sebagai staf protokol, saya ditugaskan mendampingi Pimpinan DPD RI dalam berbagai pertemuan dengan tamu dari dalam maupun luar negeri. Selain itu saya juga ditugaskan untuk mengurusi korespondensi antara pihak Sekretariat dengan pihak kedutaan saat ada kunjungan kerja, baik ketika ada kunjungan dari delegasi luar negeri maupun ketika Pimpinan dan Anggota DPD RI akan berkunjung ke luar negeri. Kemampuan bahasa Inggris yang saya pelajari semasa kuliah tentunya sangat menunjang kinerja saya. Oiya, karena salah satu tugas pokok protokol adalah mengatur dan mengurusi suatu acara, saya pernah diminta untuk menjadi MC berbahasa Inggris dalam suatu pertemuan dengan delegasi dari luar negeri. Siapa bilang lulusan Sastra Inggris susah cari kerja?”