
Di Program Studi Sastra Inggris, Universitas Padjadjaran, mahasiswa dibimbing dan dilatih untuk memiliki cara berpikir kritis, wawasan yang luas, etos kerja yang disiplin tetapi fleksibel, dan tentunya kemahiran berbahasa Inggris yang tinggi. Selain mendapat mata kuliah yang bersifat umum sebagaimana program studi lain di Unpad dan di perguruan tinggi lain, di Program Studi Sastra Inggris, mahasiswa mendapat mata kuliah yang khusus di bidang humaniora atau ilmu budaya. Namun, sebagian besar mata kuliah yang ada dalam kurikulum Sastra Inggris berfokus pada tiga jenis mata kuliah, yaitu mata kuliah kemahiran berbahasa Inggris, mata kuliah linguistik, dan mata kuliah kesusastraan. Jadi, bagaiman sesungguhnya kurikulum yang berlaku di Program Studi Sastra Inggris?

Proses dan materi pembelajaran disesuaikan dengan keragaman latar belakang, minat, dan kepentingan mahasiswa bersama dosen-dosen yang memiliki kualifikasi yang handal. Pembelajaran pun didukung oleh fasilitas yang memadai, terutama teknologi digital.

Dengan berbekal wawasan yang luas, kemahiran bahasa yang baik, sikap yang mandiri dan adaptif, dan kemahiran memanfaatkan teknologi dalam bekerja, lulusan sastra Inggris bukan sekadar dapat mengembangkan diri menuju karier yang dicita-citakan melainkan juga memberi sumbangan berarti bagi lembaga tempatnya bekerja dan masyarakat secara umum baik di tingkat lokal, nasional, maupun bahkan internasional.
Menempuh studi di bidang sastra Inggris tidak sama dengan learning English as a foreign language. Jadi, apa itu Sastra Inggris?
Di Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran, halaman buku dan layar gawai membuka cakrawala menuju dunia tempat mahasiswa kelak akan menjelajah.

English studies at Universitas Padjadjaran began in 1958 with the establishment of the Faculty of Arts offering four undergraduate programs in language and literature, namely Indonesian and Sundanese Language and Literature, History, English Language and Literature, and French Language and Literature. Later on a three-year non-degree program in English, an undergraduate extension program in English, and more recently a master’s program in English Linguistics were added. Though formally each program is administered by various units in the Faculty of Arts, in practice the personnel of the Department of English runs all three existing study programs.


Find out more at Agenda page!

Students who are taking Sandya Maulana‘s Speculative Fiction class are in for a real treat this week. This is already one of the most popular courses offered by the English Studies Program, taken by students from other programs and even other universities. Now, adding top-quality maple syrup to this tasty pancake of a course, Mr.…

Earlier this semester in the Advanced Studies in Literature class, the poem “Telephone Conversation” by the 1986 Nobel Laureate in Literature, Wole Soyinka was discussed. Soyinka was the first African to receive this prestigious award. The poem itself deals with the gap that stretches between human beings due to cultural differences, particularly that which occurs…

When we think of the word “theater”, the mind often conjures up an image of performers on a stage, clad in colorful and elaborate costumes, acting and telling a story live for the audience in front of them. But the coming of the pandemic proved incompatible with the live theater. Rather than risk spreading the…